IKAN SAMU PAKASAM KEMASAN MODERN

 Ikan samu pakasam adalah ikan yang telah diawetkan dengan tambahan samu (beras yang telah diolah) sebagai penyedap rasanya. Proses pembuatan ikan samu pakasam terbilang cukup sederhana, bahan-bahan yang diperlukan adalah ikan segar,beras,garam dan air. Proses pembuatan ikannya adalah pertama-tama Ikan yang akan diolah diberi garam, kemudian didiamkan beberapa lama, supaya garam dapat meresap dengan sempurna (Proses pengasinan). Biasanya ikan yang dibuat pakasam adalah ikan Sapat (Sepat). Kemudian cara pembuatan samu-nya adalah beras yang disiapkan disangrai terlebih dahulu sampai warnanya berubah menjadi agak kekuning-kuningan, kemudian beras tersebut ditumbuk sampai hancur tapi tidak sampai menjadi tepung atau masih berbentuk kerikil-kerikil kecil. Setelah ikan dan samu sudah siap, keduanya dimasukan kedalam toples dengan cara disusun serapi mungkin, misalnya lapisan pertama diisi ikan lapisan keduanya diberi samu, lapisan ketiga diisi ikan lapisan keempat diberi samu lagi dan begitu seterusnya. Untuk menguatkan rasanya biasanya diberi juga Air didihan beras setiap seminggu sakali. Setelah itu toples ditutup rapat-rapat. Lama pendiamannya kurang lebih 2 minggu.
Ikan samu pakasam merupakan salah satu makanan khas “Urang Banjar”, khususnya Banjar pahuluan. Biasanya,pakasam langsung digoreng saja dan dijadikan teman untuk lauk makan nasi putih. “Haah…..Nyaman ti pank” ujar orang Banjar. “sakali mancoba tu…ngalih tu pank malupa’akan rasanya nang khas He…he…he…”.
Melihat pada perkembangan zaman yang sekarang ini menuntut pada keahlian berkreasi, berinovasi dan menciptakan hal-hal yang baru, persaingan dibidang produksi pun menjadi sangat tinggi. Berdasarkan pengamatan saya, kenyataan yang ada dipasaran adalah ikan samu pakasam ini kurang laku, mungkin salah satu penyebabnya adalah dikarenakan penampilan yang kurang menarik,sehingga kurang bisa bersaing dengan jenis makanan lain. Padahal apabila produksinya ditangani secara serius dan dikelola secara baik dengan mengedepankan kemoderenan , bukan tidak mungkin jenis makanan ini akan dapat mempunyai nilai lebih (dalam bidang ekonomis tentunya he…..). Saya contohkan begini: Pakasam yang dijual dipasar-pasar yang ada biasanya tampilannya itu-itu saja,biasa-biasa saja, tidak berubah, dari dulu sampai sekarang, cuma berwadah baskom dan dijual takaran “Cuntang sabun” (Bekas tempat sabun). Naah..…kalau saja pakasam tersebut diubah tampilannya …. misalnya dikalengkan seperti ikan Sarden atau di press seperti buah-buah impor, bukannya akan lebih bagus tuh…lebih berkelas, berkualitas dan berdaya saing He…he…he…betul ga?? Whay not kan? Sekarang ini kan sudah banyak tuh yang seperti itu, khususnya di Java Island sana,bahkan yang saya liat di TV, terasi (@can coy) pun sudah ada yang di kemas dengan baik (Terasi ABC). Jadi, kalau ikan samu pakasam dengan metode moderen ini dapat menjadi bisnis baru yang menjanjikan menurut anda,mengapa tidak di coba….? Why not kan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s